Senin, 02 Februari 2009

Kebiasaan minum susu rakyat Indonesia terendah di Asia Tenggara

Kebiasaan Minum Susu Masyarakat Indonesia terendah di Asia Tenggara
Kalau kurang minum susu, maka kualitas Sumber Daya Manusia pun akan menjadi rendah, kata Guru Besar Pagan dan Gizi IPB Prof Ali Khomsan, kepada rileks.com, usai peluncuran Kampanye Minum Susu di tahun 2007, di Hotel Nikko, Rabu (20/6/2007).

Menurut data tahun 2006, konsumsi susu penduduk Indonesia hanya mencapai hanya 7,7 liter per orang per tahun. Kalah jauh dengan konsumsi susu penduduk India yang mencapai 44,9 liter per orang per tahun.

"Untuk mengejar konsumsi susu di India membutuhkan waktu 120 tahun. Jumlahnya sendiri juga masih kalah jauh dengan Malaysia yang mencapai 25 liter per kapita per tahun. Angka ini juga masih lebih rendah dari Vietnam yang mencapai 8,5 liter per kapita per tahun. Tingginya tingkat kemiskinan di Indonesia ditengarai menjadi penyebabnya," ujar Ali

Faktor lain yang menjadi pendukung rendahnya minat minum susu masyarakat Indonesia adalah kebiasaan berhenti minum susu saat anak telah berusia 5 tahun.

"Saat anak berusia 5 tahun, biasanya orangtua langsung mengalihkan kebiasaan minum susu si anak kepada adiknya yang berusia lebih muda. Sang kakak berhenti minum susu, lalu kebiasaan minum susu dilanjutkan adiknya. Padahal, idealnya kebiasaan minum susu tidak boleh berhenti sampai kapan pun," kata Ali.

Di negara maju seperti di Amerika Serikat, susu sudah disejajarkan dengan lauk pauk dalam tingkat primida makanan. Sedangkan di Indonesia susu hanya dijadikan sebagai `pelengkap`.

Fakta ironis yang diketemukan baru-baru ini, lanjut Ali, banyak para ayah tetap berkepentingan membeli rokok, dimana harga 1 bungkus rokok sama dengan harga 1 liter susu atau 3,5 butir telur.

Yang penting harus disadari oleh orang tua, susu kaya akan vitamin dan nutrisi penting, untuk itu, susu sangat baik dikonsumsi oleh siapa saja, tidak terbatas pada usia. Susu memiliki berbagai manfaat, antara lain menunjang pertumbuhan, meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah osteoporosis, dan juga bisa memberikan efek yang menenangkan, sehingga susu baik dikonsumsi sebelum tidur, tegas Ali.

Tetra Pak Indonesia, sebagai perusahaan pemrosesan dan pengemasan pangan, dan produsen susu cair seperti Ultrajaya Milk Industry (Susu Ultra), Indomilk (Susu Indomilk), Greenfields Indonesia (Real Good), PKIS Sekartanjung (Susu Juara) dan Fonterra Brands Indonesia (Anlene), serta Persatuan Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI), beramai-ramai mengadakan kegiatan Kampanye Minum Susu, dengan tema “Susuku Perisaiku”.

“Kami menyadari bahwa Kampanye Minum Susu ini merupakan sebuah upaya jangka panjang yang memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Tahun ini kini kami memfokuskan kegiatan kami di tiga kota, yaitu Jakarta, Bandung dan Surabaya. Kami melihat bahwa konsumsi susu yang tadinya 6,8 liter per orang perkapita pada tahun 2005, perlahan-lahan meningkat menjadi 7,7 liter per orang perkapita di tahun 2006. Peningkatan tersebut memacu semangat kami untuk terus berusaha menanamkan kebiasaan minum susu sebagai bagian penting dari pola makan yang sehat dan seimbang,” kata Mignonne N.B. Maramis, Communications Director Tetra Pak Indonesia.

Kampanye Minum Susu ini merupakan kelanjutan dari program edukasi yang dilakukan oleh Tetra Pak Indonesia sejak tahun 2004. Kampanye untuk menanamkan kebiasaan meminum susu ini didukung oleh Ricky Soebagdja sebagai Duta Kampanye Minum Susu. Untuk pertama kalinya tahun ini, beberapa selebritis seperti Farhan, Dian Nitami, Tasya, dan Marshanda rencananya akan mendukung Kampanye Minum Susu, bersama anak-anak Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Para selebritis dan anak-anak sekolah tersebut akan memeriahkan peluncuran Kampanye Minum Susu di tahun 2007 dengan membagikan susu di Bunderan Hotel Indonesia, Rabu, 20/6-2007.. Tapi kegiatan ini urung dilaksanakan karena hujan mengguyur kota Jakarta sepanjang siang.

Hari Susu Sedunia dirayakan setiap tanggal 1 Juni di seluruh dunia untuk mengingatkan masyarakat luas akan manfaat dari susu. Pencetus ide Hari Susu Sedunia adalah Badan Pangan dan Pertanian PBB (UN Food and Agriculture Organisation).

Tidak ada komentar: